Irdam XIII Buka MTT Intel

Kolonel Inf Setio Budi Raharjo Bacakan Amanat Pangdam XIII/Mdk
pada Upacara Pembukaan Mobile Training Tim (MTT) Kodam XIII/Merdeka Tahun 2018 dibuka langsung oleh Irdam XIII/Mdk Kolonel Inf Setio Budi Raharjo di Aula Secata Rindam XIII/Mdk, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat (24/08).

Pembukaan MTT yang digelar tersebut diikuti 150 peserta Bintara Intelijen dan Bintara Pembina Desa jajaran Dam XIII/Mdk dihadiri As Intel Kasdam XIII/Mdk Kolonel Inf Dedi Iswanto, Waka Zidam XIII/Mdk Kolonel CZI C. Rompas, Ka Minvet Dam XIII/Mdk Kolonel Inf Jimmy Marundu, Wa As Intel Kasdam XIII/Mdk Letkol Chb Dwi Agus Riyanto, Dansecata Rindam XIII/Mdk Letkol Inf Diki Wenas dan Para Kabalag Dam XIII/Mdk.

Dalam upacara, bertindak selaku inspektur upacara (Irup) Kolonel Inf Setio Budi Raharjo (Irdam XIII/Mdk) sementara Letkol Inf Edyson L (Pabandya Min Dam XIII/Mdk) sebagai Komandan Upacara (Danup). Adapun agenda upacara diisi dengan penyamatan tanda peserta latihan MTT.

Amanat Pandam XIII/Mdk yang dibacakan oleh Irup, berbunyi; Kegiatan Secata Rindam XIII/Mdk dilakukan dengan maksud memelihara ketajaman Intelijen bagi bintara intelijen dan bintara pembina desa.

“Adapun tujuannya untuk memberikan dan memelihara pengetahuan dan keterampilan dasar intelijen bagi Bintara Intelijen dan Babinsa jajaran Kodam XIII/Mdk. Sementara sasarannya adalah agar para peserta mampu dan dapat melaksanakan kegiatan intelijen serta mampu dalam mengaplikasi di lapangan dengan taktik dan teknis dalam kegiatan tersebut,” ujar Kolonel Inf Setio Budi Raharjo.

Lebih lanjut dikatakan, Pelaksanaan kegiatan Pilkada tahun 2018 telah ditepati dan dilakukan dengan menjunjung netralitas TNI yang ditunjukan kepada bangsa dan negara, serta tidak luput dari dukungan para aparat intelijen dan para babinsa yang ada di wilayah.

“Dalam menghadapi pemilihan Pilpres 2019, diharapkan melalui kegiatan MTT akan membawa manfaat dalam mengantisipasi situasi yang berkembang. Tentunya sinergitas harus ditunjukan serta kerjasama yang baik serta mampu mengantisipasi dinamika yang ada di lapangan.”

“Semoga berbagai materi yang disampaikan selama 12 hari, dapat dipahami, dipedomani dan dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin,” tandasnya.

Leave a Reply