Tim Wasev Kodam XIII/Merdeka Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-110 Wilayah Talaud

Pendam XIII/Merdeka, Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Kodam XIII/Merdeka yang terdiri dari Aster Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Idris Sumantri Roni, S.I.P., Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M. Jaelani dan Pabandya Bakti Siter Kodam XIII/Merdeka Mayor Inf Jenris Vinas meninjau secara langsung pelaksanaan TMMD ke-110 Kodim 1312/Talaud di Desa Mala Timur, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (20/03/2021).

Kapendam XIII/Merdeka dalam wawancaranya mengatakan bahwa Kabupaten Talaud dipilih untuk dilaksanakan program TMMD ke-110 karena Kabupaten Talaud adalah salah satu Kabupaten paling utara di nusantara, untuk itu sudah sepantasnya TNI bersama Pemerintah Daerah turun untuk melaksanakan pembangunan demi meningkatnya ekonomi rakyat di wilayah Kabupaten Talaud.

“Talaud merupakan Kabupaten paling utara di wilayah Indonesia, maka sudah sewajarnya mereka sangat memerlukan sentuhan dari pemerintah daerah maupun dari TNI.” Ujar Kolonel yang biasa disapa Jaelani

Selain itu Kapendam juga menyampaikan bahwa salah satu tujuan TMMD yaitu untuk menciptakan kemanunggalan TNI bersama Rakyat, dengan cara membantu warga untuk membangun infrastruktur desa. Selain melaksanakan pembangunan, TMMD juga memiliki program non fisik dengan harapan dapat membangun karakter bangsa di wilayah tersebut. Oleh karena itu, Kapendam berharap dengan berakhirnya seluruh pembangunan di wilayah Desa Mala dapat meningkatkan kemanunggalan antara TNI dengan Masyarakat di wilayah tersebut.

“Yang tidak kalah pentingnya dalam program ini, yaitu kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Jadi harapan kita setelah selesainya TMMD ke-110 ini, kemanunggalan antara TNI dan Masyarakat di Kabupaten Talaud bisa lebih solid.” Ucap Kapendam

Dari hasil pengawasan tim wasev Kodam XIII/Merdeka, mereka mendapatkan data pembangunan sasaran fisik satgas TMMD ke-110 sudah hampir sepenuhnya selesai dimana perintisan jalan sepanjang 3360 Meter sudah mencapai 100 Persen, pembanguanan Jembatan di 3 titik sudah mencapai 50 Persen, pembuatan Plat Duicker di 6 titik sudah mencapai 60 Persen, selain sasaran fisik, sasaran non fisik juga telah selesai dilaksanakan.

This entry was posted in KODAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *