PANGDAM XIII/MDK : NETRALITAS TNI DALAM PILKADA HARGA MATI

Manado,Kodam XIII/Merdeka Netralitas TNI pada pilkada serentak yang akan di laksanakan tahun 2018, merupakan harga mati bagi setiap Prajurit TNI khususnya anggota Kodam XIII/Merdeka.

Hal tersebut dikatakan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito SE MM saat memberikan pengarahan kepada seribu anggota KodamXIII/Merdeka di Grhadika Jaya Sakti, Senin (8/1/2018).

“Netralitas TNI sangat di perlukan karena TNI merupakan aparat negara yang berdiri di semua golongan dan tidak memihak satu golongan,” ujar Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan bahwa seluruh prajurit Kodam XIII/Merdeka untuk tidak ikut dalam politik praktis.

Pangdam juga memberikan beberapa hal yang harus di pedomani oleh seluruh anggota Prajurit untuk menjaga netralitas TNI pada Pilkada 2018, diantara lain ;
1. Tidak diperkenankan menjadi anggota KPU,
2. Tidak diperkenankan campur tangan dalam Menentukan da Menetapakan peserta pemilu
3. Tidak diperkenankan memobilisir semua organisasi sosial ,keagamaan dan ekonomi untuk kepentingan parpol dan kandidat tertentu.
4. Tidak diperkenankan menjadi panwaslu prov, panwaslukab/kota dan panwaslu kecamatan.
5. Tidak di perkenankan menjadi anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS) dan Ketua panitia pemungutan suara(KPPS).
6. Tidak diperkenanakan menjadi panitia pendaftaran pemilih.
7. Tidak diperkenankan campur tangan dalam menentukan dan menetapkan peserta pemilu perorangan.
8. Tidak di perkenankan menjadi peserta dan juru kampanye dan
9. Tidak di perkenankan menjadi tim sukses kandidat.

Pangdam juga menjelaskan tugas dan tanggung jawab setiap Dansat, wajib sosialisasikan netralitas TNI dalam pemilu dan pilkada kepada anggota dan keluarganya baik pada setiap apel maupun pada jam komandan secara periodik.

“Wajib cek dan awasi sejauhmana pemahaman anggota tentang netralitasTNI, wajib awasi kegiatan anggota dan keluarganya di lingkungan masyarakat untuk mencegah hal-hal yang negatif, sekaligus cegah giat yang terkait dengan politik praktis, harus berikan sanksi bila anggotanya melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, wajib sampaikan hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian kepada seluruh anggotanya,” tegas Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito.

Turut hadir dalam acara tersebut, Irdam XIII/merdeka, para asisten Kasdam XIII/Merdeka dan Para Kabalak Kodam XIII/Merdeka.
(tsir)

This entry was posted in MAKODAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply