TAK DI DUGA SATGAS YONIF RAIDER 712/WT TERIMA 8 PUCUK SENJATA SAAT KEGIATAN BAKTI SOSIAL

Raider, “Siap Melayani dengan Hati” – Kamis 28/12/17 Satgas Yonif Raider 712/Wt kembali gelar kegiatan Bakti sosial TNI-Polri dalam rangka hari raya Natal 25 Desember 2017 dan Menyongsong Tahun Baru 2018 yang dilaksanakan di TPI Atapupu desa Jenilu Kec. Tasbar Kab. Belu – NTT.

pelaksanaan kegiatan baksos TNI Polri dalam rangka hari raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 meliputi pemeriksaan dan pengobatan gratis,  sunatan massal gratis,  pasar murah dan donor darah, pembagian makan siang kepada masyarakat berupa T2SP yang dihadiri oleh masyarakat sebanyak + 1.125 orang.

Tak diduga dalam pelaksanaan kegiatan tersebut ada 2 warga yang secara sukarela menyerahkan 8 pucuk senjata api jenis Springfield kepada anggota Satgas Yonif Raider 712/Wt yakni Bapak. Zakarias Alves, 46 thn, eks milisi, agama Katolik, Desa Jenilu Kec. Kakuluk mesak menyerahkan 5 pucuk senjata api jenis Springfield kepada Danton Kes Satgas Yonif Raider 712/Wt a.n. Letda Ckm Fred Malimbe dan bapak Bidal Manek, 67 tahun, agama Katolik, pekerjaan pensiunan, alamat dusun Halimuti Desa Silawan Kec. Tastim menyerahkan 3 pucuk senjata api jenis Springfield diterima oleh Dokter Satgas Yonif Raider 712/Wt a.n. Letda Ckm Adrian Hutagaol.

Adapun kronologis kejadiannya pada pukul 13.40 Wita, pada saat kegiatan baksos berlangsung datang warga a.n. Bapak. Zakarias Alves, 46 thn, eks milisi, agama Katolik, Desa Jenilu Kec. Kakuluk mesak menyerahkan 5 pucuk senjata api jenis Springfield kepada Danton Kes Satgas Yonif Raider 712/Wt a.n. Letda Ckm Fred Malimbe.

Pada waktu yang hampir bersamaan pula datang seorang warga a.n. bapak Bidal Manek, 67 tahun, agama Katolik, pekerjaan pensiunan, alamat dusun Halimuti Desa Silawan Kec. Tastim menyerahkan 3 pucuk senjata api jenis Springfield diterima oleh Dokter Satgas Yonif Raider 712/Wt a.n. Letda Ckm Adrian Hutagaol.

Alasan kedua warga tersebut menyerahkan senjata karena mereka sadar bahwa Mereka bagian dari NKRI, mereka sudah sadar bahwa situasi saat ini sudah aman sehingga tidak perlu lagi menyimpan senjata tersebut, bahwa senjata yang mereka serahkan adalah milik negara sehingga harus dikembalikan kepada negara dan menyadari bahwa menyimpan senjata secara illegal adalah melanggar aturan hukum.

Yang paling mendasari mereka untuk menyerahkan senjata yaitu mereka merasa simpati dan berterima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif Raider 712/Wt karena sering melaksanakan baksos untuk membantu masyarakat berupa pemeriksaan dan pengobatan,  sunatan gratis serta Pasar Murah.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wt Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, S.E. mengatakan dengan adanya penyerahan senjata tersebut berarti keberadaan para prajurit Satgas Yonif Raider 712/Wt semakin diterima di hati masyarakat.

Beliau juga mengatakan tinggal beberapa minggu lagi kami akan purna tugas tapi hal tersebut bukan menjadi alasan untuk kami tidak membantu masyarakat, kami akan selalu meningkatkan pelayanan kami kepada masyarakat sesuai dengan moto yang kami emaban yaitu “Siap Melayani dengan Hati”.

This entry was posted in MAKODAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply