SATGAS YONIF RAIDER 712/WT HADIRKAN METODE MENGAJAR BARU YANG EFEKTIF MERUBAH SISWA MENJADI LEBIH BERSEMANGAT

Raider “Siap Melayani dengan Hati” – Menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak hanya sebatas menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Prajurit TNI juga ikut serta berperan dalam mewujudkan cita-cita bangsa iindonesia yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 “mencerdaskan kehidupan Bangsa”.

Hal itu lah yang dilakukan personel TNI Batalyon Infantri Raider 712/Wiratama yang mengajar para siswa sekolah dasar (SD) di wilayah perbatasan RI-Timor Leste menggunakan pola mendongeng dibantu Boneka sebagai alat praga yang terbukti efektif membangun semangat dan pola pikir serta kedekatan emosional antara siswa dan Prajurit TNI.

“Pola ini ditetapkan mengingat para siswa sekolah dasar yang masih berusia anak-anak butuh sesuatu yang baru dengan pola bermain dan bercerita. Makanya kami menggunakan pola bercerita dan mendongeng,” kata Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Sektor Timur di wilayah Kabupaten Belu Letkol Infantri Elvino Yudha Kurniawan, S.E.

Menurut dia, sifat anak-anak yang pembosan dan tidak betah dengan pola dan cara formal dalam proses belajar mengajar, oleh karena itu Satgas Yonif Raider 712/Wt berusaha mengubah pola mengajar dengan mendongeng.

Seperti dipraktikan personel Pos Laktutus Satgas Yonif Raider 712/Wt, yang mengajar siswa SD Katholik Laktutus di Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi dengan metode mendongeng menggunakan media bantu boneka.

Dengan pola ini diyakini akan memberi manfaat lebih bagi siswa untuk mengerti materi yang disampaikan. “Ini sudah dipraktik Komandan Pos Laktutus Lettu Inf M Rapiyuddin,” kata Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, S.E.

Beliau mengatakan, selain menunaikan tugas menjaga keutuhan NKRI di perbatasan, Satgas Yonif Raider 712/Wiratama juga melaksanakan tugas dibidang pendidikan dengan mengajar sejumlah siswa sekolah yang ada di sepanjang tapal batas.

Mata pelajaran dan jenis pendidikan yang bisa diajari di sekolah oleh personel TNI Satgas Yonif Raider712/Wt tergantung kebutuhan sekolah. Jika guru matematika berhalangan personil TNI bisa membanggantikannya. Juga bisa menjadi guru bidang studi olahraga, bahasa Indonesia, kewarganegaraan dan bimbingan karakter.

“Personel kami juga melatih baris-berbaris, Pramuka dan bentuk kegiatan lainnya untuk kepentingan nasionalisme kebangsaan anak-anak juga di didik ketentuan dan aturan hukum di perbatasan.

This entry was posted in MAKODAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply