KEMBALI SATGAS YONIF RAIDER 712/WT GAGALKAN PENYELUNDUPAN 55O LITER BBM

Raider “Siap Melayani dengan Hati” Selasa tanggal 17 Oktober 2017 pukul 15.20 Wita telah dilakukan penggagalan penyelundupan BBM illegal jenis minyak tanah sebanyak 550 liter yang akan diseludupkan ke RDTL berhasil digagalkan oleh anggota Pos Salore Satgas Yonif Raider 712/Wt yang dipimpin oleh Wadan Pos Salore beserta 3 orang anggota terhadap pelaku Sdr. Samuel Antonio Da Silva yang mengendarai kendaraan angkot jenis Suzuki Carry Futura Nopol DH 2863 BE bertempat di Desa Tulakadi Kec. Tastim Kab. Belu.

Adapun kronologis kejadian meliputi laporan jaring Intel terhadap Pasi Intel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wt a.n. Kapten Inf V. Donny Lumenta tentang  kegiatan bongkar muat BBM illegal yang merupakan subsidi untuk masyarakat Kab.  Belu yang akan dibawa ke Motaain dan akan dijual ke RDTL sehingga saat itu memerintahkan Wadanpos Salore untuk melaksanakan pemeriksaan dan mencegah penyelundupan BBM illegal tersebut.

Pada pukul 15.20 Wita melintas Ran angkot Suzuki Carry Futura Nopol DH 2863 BE yang dikendarai oleh Sdr. Samuel Antonio Da Silva bersama 2 orang rekannya di jalan poros Atambua-Motaain tepatnya di Desa Tulakadi Kec. Tastim Kab. Belu, kemudian kendaraan tersebut ditahan dan diperiksa oleh anggota Pos Salore dan menemukan BBM jenis Minyak Tanah sebanyak 550 liter.

Pelaku beserta barang bukti segera dibawa ke Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wt oleh Serda Badrus Usman Syabana dengan membawa kendaraan tersebut dan 3 orang pelaku penyeludupan untuk diamankan dan dimintai keterangan.

Adapun barang bukti berupa 1 unit Ran angkot jenis Suzuki Carry Futura Nopol DH 2863 BE  dan BBM jenis Minyak Tanah sebanyak 550 liter diamankan di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wt.

Untuk memperoleh keterangan lebih lanjut dilakukan penyelidikan terhadap para pelaku penyelundupan untuk mencari tahu motif dan motivasi yang dilakukan oleh para penyelundup serta penyelidikan lebih lanjut untuk membongkar sindikat penyelundupan BBM di perbatasan RI-RDTL.

This entry was posted in MAKODAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply