Ganip Tegaskan Film Ini Motivasi dan Tantangan Bagi Prajurit TNI

MANADO. Dalam rangka memotivasi dan edukasi serta informasi tentang kemampuan prajurit TNI yang sangat tinggi dalam melakukan tugas operasi militer di daerah serta masih dalam rangkaian memperingati HUT TNI ke 72 tahun 2017,Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka melaksanakan kegiatan Nonton bareng (Nobar) film”Merah Putih Memanggil”,Jumat (6/10/2017) di bioskop XXI Mantos 1,Manado.

Film yang diproduksi oleh Puspen TNI dan TeBe Silalahi Pictures serta EC Entertainment ini,dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris tanah air seperti Maruli Tampubolon, Prisia Nasution, Aryo Wahab, Mentari De Marelle, Restu Sinaga, Happy Salma, Verdy Bhawanta dan Prajurit TNI.

Film yang disutradarai Mirwan Suwarso ini menceritakan tentang pembajakan kapal pesiar oleh kelompok teroris internasional yang berjumlah 200 orang dipimpin oleh Diego (Ariyo Wahab) yang dibantu oleh kaki tangannya Lopez (Restu Sinaga),berhasil menyandera sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) maupun asing,dimana para sandera dibawa ke luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bermaksud meminta uang tebusan kepada negara yang warganya di sandera.

Pemerintah Tongo tak berdaya menangani penyerangan yang dilakukan oleh kelompok teroris tersebut,akhirnya mereka memberikan jalan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menyelamatkan para sandera.

Rencana operasi gabungan antara 3 unsur yaitu TNI AL, AD, dan AU pun digelar melalui Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mengirimkan 1 team Batalyon yang diberi nama “Team Alpha” dipimpin oleh Kapten Norman (Maruli Tampubolon) yang merupakan komandan anti teror Kopassus untuk melaksanakan tugas operasi rahasia/khusus.Tim pimpinan Kapten Norman ini diberi waktu 48 jam (2X24 jam) untuk melaksanakan misi penyelamatan para sandera.

Selama misi upaya penyelamatan itu terjadi saling baku tembak antara pasukan TNI dan teroris sehingga mengakibatkan korban jiwa antara kedua belah pihak.

Pasukan Baret Merah yang mengusung Motto “Lebih Baik Pulang Nama Daripada Gagal Dalam Tugas”berhasil melumpuhkan kelompok teroris.

Dalam adegan ini tampak dipertontonkan sejumlah Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) seperti pesawat tempur, Helikopter, KRI Diponegoro,Tank Amphibi dan kapal Selam.

Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito didampingi Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Santos Matondang dan Danrem 131/Santiago di sela sela Nobar film tersebut mengatakan film ini mencerikan cara para TNI dan prajurit menjawab panggilan tugas kemanusiaan yang beresiko tinggi yakni melawan kelompok penyandera bersenjata.”Film ini gambaran dan fenomena panggilan hidup para prajurit dalam menjawab dan melaksanakan tugas operasi yang berat.”ujar Ganip,sapaan akrabnya.

Ganip menjelaskan, benang merah atau pesan moral dalam film ini ada dua hal penting yakni pertama sutradara ingin menceritakan cara para prajurit dalam hal ini pasukan khusus dalam menjawab tantangan dan panggilan jiwa untuk melakukan satu operasi.”Pesan pertama ini memotivasi para prajurit dalam melaksanakan tugas operasi dengan semangat dan profesionalisme yang tinggi untuk meraih sukses.”ujarnya.

Pesan kedua kata Ganip,cerita film ini memberikan gambaran luas kepada masyarakat dan bangsa Indonesia tentang kemampuan prajurit dan Alutsista yang di miliki oleh TNI dengan segala kelebihan dan kekurangannya.”Pesan moral dalam film ini adalah ingin memaparkan gambaran singkat cara para prajurit TNI dalam menjawab dan menempatkan panggilan negara sebagai skala prioritas dalam hidupnya.”tandas Ganip panggilan untuk membela negara dan berbuat yang terbaik bagi Republik ini adalah kewajiban moral seluruh komponen masyarakat sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Kegiatan yang melibatkan sekira 200 orang itu yang terdiri dari personil Kodam XIII/Merdeka jajaran dan keluarga serta masyarakat itu,turut dihadiri oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Santos Matondang, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Sabar Simanjuntak, Irdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Franky Mamahit, Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Endro Satoto, Para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka,Para Kasi Korem 131/Santiago, Ketua Persit KCK PD XIII/Merdeka Ny Atie Ganip Warsito,Wakil Ketua Persit KCK PD XIII/Merdeka Ny Eva Santos Matondang, Ketua Persit KCK Koorcabrem 131/Santiago Ny Delyria Sabar Simanjuntak, Wakil Ketua Persit KCK Koorcabrem 131/Santiago Ny Diana Endro Satoto,Para Ketua Seksi Persit KCK PD XIII/Merdeka dan cabang.

This entry was posted in MAKODAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply